Pasar Kanada
Badan Konferensi Kanada memperkirakan akan bahwa peningkatan penjualan di toko-toko yang menjual furniture meningkat sebesar 12,1% pada 2006 setelah terjadinya peningkatan serupa pada 2005. Peningkatan di masa yang akan datang diperkirakan sebesar rata-rata 4,3% per tahun antara 2007 sampai 2010, yang dipengaruhi oleh penurunan pembangunan rumah dan konstruksi gedung menara kantor dan pusat perbelanjaan. Renovasi akan tetap kuat, meningkat sebesar 2,9% di triwulan pertama 2006. Pada September 2006, penjualan retail di toko furniture Kanada meningkat sebesar hampir 5% dibandingkan penjualan pada bulan yang sama pada 2005 menjadi senilai $760,5 juta. Penjualan di toko-toko lain yang menjual furniture juga meningkat dengan pengecualian di toko komputer dan software yang sedikit menurun
Kanada terus mengalami surplus perdagangan dalam furniture, mengekspor $2 miliar lebih banyak dari yang diimpor pada 2005. Tapi supplier Kanada di pasar ini menghadapi tingkat persaingan ketat yang semakin meninggi, terutama dari supplier berbiaya rendah di negara-negara lain. Karenanya, semakin banyak pihak manufaktur furniture Kanada yang memproduksi setidaknya sebagian dari produk mereka di Lingkar Pasifik, sebagian besar di Cina, tapi juga ada di Indonesia, Vietnam, dan negara-negara lain untuk memanfaatkan biaya tenaga kerja yang rendah.
Pihak manufaktur furniture rumah tangga Kanada mengubah bahan-bahan dengan nilai tambah yang rendah seperti kayu dan papan menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi dengan desain inovatif dan berkualitas. Produksi furniture kayu sebagian besar terpusat di Québec, sementara produk berlapis kebanyakan dibuat di Ontario. Industri furniture adalah konsumen ketiga terbesar untuk produk-produk tekstil Kanada, dan menggunakan sekitar sepertiga dari seluruh produksi kayu keras Kanada. Beberapa ceruk pasar memberikan pertumbuhan yang diatas rata-rata, termasuk furniture untuk home entertainment, furniture home office dan furniture ergonomic. Pelanggan cukup paham mengenai produk dan layanan yang berkaitan dengan industri ini dan sensitif mengenai harga.
Supplier menggunakan harga, desain, fungsi dan model, disamping kualitas produk dan layanan pengiriman untuk menarik pelanggan. Perusahaan Kanada bersifat kompetitif dalam hal kualitas produk, desain inovatif, dan pemasaran yang agresif di celah pasar untuk produk dengan harga sedang sampai mahal. Juga semakin banyak pihak manufaktur yang menggunakan bahan-bahan baru untuk membedakan produk mereka di pasar yang ramai. Ini termasuk kayu eksotis seperti jarrah, palmwood dan sapele, dan material seperti seagrass, daun pisang yang dianyam, dan abaca, tanaman dari Filipina yang terkenal karena serat daunnya, serta kain dari seluruh dunia, termasuk faux suede microfibre yang dapat dicuci, linen etnis, sutera, katun, dan rami. Furniture yang ramah lingkungan, atau eco furniture, adalah pasar yang berkembang baik untuk perumahan maupun perkantoran, karena komunitas arsitektur memfokuskan pada kualitas udara di dalam ruangan. Untuk mencapai hal ini, satu pihak manufaktur dari Amerika Utara sekarang sedang dalam proses merubah semua produksi kayu standar menjadi proses untuk memproduksi panel bebas formaldehyde yang disebut PureBond™. Dengan biaya yang kompetitif dibandingkan kayu lapis standar yang dibuat dari urea formaldehyde (UF), formula PureBond dari Columbia didapat secara alami yang kemudian diperkaya dengan resin, menciptakan ikatan yang kuat dan kualitas tahan air. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk benar-benar menghilangkan formaldehyde dari produksi panel dekoratif berbasis lapisan pernis standar.
Investasi di sektor furniture kantor juga telah mempunyai program lingkungan dan inovasi lainnya seperti lapisan bubuk yang ramah lingkungan untuk mengurangi emisi pelarut. Bila furniture ‘hijau’ telah tersedia dengan harga yang bersaing, arsitek akan terpancing untuk memasukkannya ke dalam proyek besar seperti perkampungan atlet pada Olimpiade Vancouver mendatang pada 2010.
Comments
Got something to say?